Gerakan Pembangunan Desa Sistim Gotong Royong Di Desa Bunutin Bangli

  • 05 Januari 2012
Gerakan Pembangunan Desa Sistim Gotong Royong di Desa Bunutin Bangli


          Komitmen Bupati Bangli I Made Gianyar, SH.,M.Hum untuk menciptakan pemerintahan yang merakyat, nampaknya bukan isapan jempol belaka. Hal ini dibuktikan dengan secara konsisten Bupati mengajak pimpinan SKPD turun ke desa, menyerap aspirasi rakyat secara langsung. Seperti yang dilaksanakan, Jumat (29/12) kemarin Bupati Bangli bersama jajaran melaksanakan Gerakan Pembangunan Desa Sistim Gotong Royong (Gerbangdesigot) di Desa Bunutin, Kecamatan Bangli.
“Mengawali Gerbangdesigot di Desa Bunutin, Bupati Made Gianyar bersama jajaran dan masyarakat melaksanakan Gotong royong, peletakan batu pertama dalam pembangunan balai Desa di Kantor Perbekel Desa Bunutin. Dilanjutkan dengan penanaman pohon dan peninjauan  bedah rumah di Br. Selati rumah I Nyoman Kantor.     Gerbangdessigot  juga di isi dengan kegiatan pelayanan kesehatan gratis, Pelayanan operasi katarak ditempat oleh “YKI” pelayanan akte, KTP oleh Dinas kependudukan dan Catatan sipil, pelayanan KB dari BPPKB Kab. Bangli. Acara yang dipusatkan di wantilan jaba Pura Langgahan diawali dengan persembahyangan bersama, dilanjutkan dengan penyerahan bantuan Bedah rumah dari BPMPD dan dinas social berupa material bangunan senilai  5 juta rupiah yang diserahkan secara simbolis kepada Jro Wayan Murni. Berikutnya penyerahan dana CSR dari Bank Pasar dan Bank BPD Bali Cabang Bangli masing-masing 10 juta dan lima juta rupiah yang diserahkan Langsung oleh  Direktur Bank Pasar dan Direktur Bank BPD Bali Cabang Bangli ke Bupati Bangli untuk diserahkan secara simbolis kepada I Wayan Sentana Yasa. Selain itu diserahkan juga bantuan berupa mesin jahit kepada pengerajin pakaian dan peralatan dapur berupa kompor gas, mixer kepada kelompok wanita industri Kripik.
          Bupati bangli menyampaikan dalam kunjungan di desa Bunutin kali ini adalah yang pertama, ada beberapa hal yang menjadi prioritas yaitu bagaimana mengurangi jumlah Rumah tangga miskin didesa Bunutin, Meningkatkan Pendidikan dengan perhitungan lama berlajar dan meningkatkan kebersihan lingkungan dari sampah plastic. Selain mensosialisasikan bahwa Rumahsakit Bangli sudah mengalamai perubahan sehingga diharapkan masyarakat Bunutin yuang sakit apabila berobat tidak lagi keluar daerah. “Dengan adanya managemen yang baru jadikanlah RSUD menjadi kebanggaan masyarakat Bangli” harapnya
Selain itu Bupati Bangli juga meminta dukungan masyarakat unuk selalu bekerja keras un tuk kemajuan daerah masing-masing dengan mengembangkan potensi yang dimiliki seperti pertanian Industri dan kerajinan yang pada akhirnya dapat meningkatkan taraf hidup dan kesehteran. Disampaikan pula dengan kunjungan ini diharapkan kepada semua pimpinan unit kerja untuk menggali potensi dan permasalahan yang di hadapi Desa Bunutin untuk dijadikan dasar dalam penyusunan rencanaan pembangunan yang sesuai dengan konsep membangun Bangli dimulai dari Desa.
          Perbekel Ida Idewa Made Rai Adnyana mengucapkan terimakasih karena Desa Bunutin sudah mendapat kepercayaan untuk menjadi tuan rumah dalam program Gerbangdessigot yang menjadi agenda bulanan pemerintah Kab, Bangli. Desa Bunutin adalah desa yang terletak paling selatan yang mana berbatasan langsung dengan kabupaten Gianyar. Dengan luas wilayah 474 Ha  dengan jumlah penduduk 3.893 Jiwa, dan 1.073 KK. Desa Bunutin masih memiliki 93 RTM, dimana tingginya anggka kemiskinan tersebut disebabkan oleh  beberapa factor yaitu rendahnya kualitas rumah karena penghasilan masyarakat yang hannya bisa memenuhi kebutuhan pokok saja belum bisa menabung untuk perbaikan rumah yang layak huni. Penduduk Desa Bunutin sebagain besar adalah bermata pencaharian sebagai petani, pedagang, pengusaha industri dan kerajinan yang terbentuk dalam beberapa kelompok usaha seperti kelompok simantri, Kube, Gapoktan, LM3 serta usaha lainnya.
Dilanjutkan dengan adanya Program Gerbangdessigot ini kepada Bupati Bangli beserta jajarannya bisa melihat secara langsung dan memberikan solusi terhadap permasalahan yang terdapat di desa Kami, harapnya

  • 05 Januari 2012

Berita Terkait Lainnya

Cari Berita